SAMBUTAN KETUA
Assalammu’alaikum.Wr. Wb.
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita masih diberi kekuatan dan kesehatan lahir maupun batin, hingga saat ini kita masih dapat melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini. Saya selaku Direktur Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi menyambut baik atas selesainya pembuatan website Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi sebagai wujud pengembangan informasi dan teknologi yang saat ini semakin pesat. Sehubungan dengan selesainya pembuatan website Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi ini, saya berharap dapat memetik hal-hal yang positif dan dapat dijadikan sebagai salah satu sumber informasi. Demikianlah sambutan saya, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara tercinta. Sekian dan terima kasih.
Baca Juga
Standar Pelayanan Legalisir
Akademi Komunitas KP Wakatobi melaksanakan pelayanan publik berupa pelayanan legalisir. Pelayanan publik untuk legalisir terdiri dari legalisir ijazah dan legalisir transkrip nilai. Dal
Laporan Kinerja Akademi Komunitas KP Wakatobi TW I Tahun 2024
Laporan Kinerja Akademi Komunitas KP Wakatobi TW I Tahun 2024 dapat didownload dilink berikut download
Dari Perahu Tradisional ke Aplikasi Digital: Transformasi Teknologi pada Nelayan Skala Kecil dan Tradisional di Sulawesi Tenggara
Oleh : Akhmatul Ferlin* Sebagai seorang akademisi yang berkecimpung di bidang kelautan dan perikanan, saya memandang bahwa nelayan skala kecil dan tradisional di Sulawe
Hari Laut Dunia 2024
Hai #SahabatBahari, pasti tahu kan kalau laut berperan penting bagi kehidupan kita? Maka dari itu, setiap tanggal 8 Juni diperingati sebagai Hari Laut Sedunia untuk mengingat pentin
Menjaga Laut dengan Data: Peran Teknologi dalam Pemantauan dan Perlindungan Sumber Daya Kelautan
Oleh: Akhmatul Ferlin* Laut Indonesia bukan hanya ruang geografis yang luas, melainkan ruang hidup yang menopang ekonomi, pangan, budaya, dan identitas bangsa. Di balik hamparan biru y